Jhon Kobun

Jhon Kobun

 Web Administrator -  Staf Instalasi Farmasi - Dinas Kesehatan Kota Kupang

Website URL: http://ifk.dinkes-kotakupang.web.id   |   Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Isu kesehatan saluran pernapasan belakangan kerap menjadi sorotan.

Vaksin Corona di Indonesia akan dikembangkan oleh Lembaga Biomolekuler Eijkman (LBME), PT Bio Farma, dan PT Kalbe Farma.

Bicara soal diabetes memang tidak ada habisnya. Begitu juga dengan pernyataan dari berbagai pihak yang meyakini bahwa penyakit ini dapat dideteksi tanpa harus melakukan cek gula.

Baru-baru ini sebuah penelitian menunjukkan kekebalan pasien virus Corona COVID-19 pasca sembuh tidak berlangsung lama.

 Sebagian orang mungkin beranggapan bahwa mencuci tangan dalam waktu yang lebih lama, lebih bagus dibanding mencuci tangan dalam waktu yang singkat.

Sebanyak 239 pakar di 32 negara menyampaikan klaim bahwa virus Corona kemungkinan bisa menular lewat udara atau airborne. Organisasi kesehatan dunia WHO mengakui kemunculan bukti-bukti, tetapi masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

"Kami semua sudah membicarakan kemungkinan transmisi airborne dan aerosol sebagai salah satu metode penularan COVID-19," kata pemimpin teknis respons COVID-19 WHO, Maria Van Kerkhove, seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (9/7/2020).

Dampak apa yang sebenarnya akan terjadi jika klaim virus Corona bisa menular lewat airborne itu benar?

Dokter spesialis paru-paru dari RSUP Persahabatan, dr Budhi Antariksa, PhD, SpP(K), mengatakan bahwa seandainya klaim tersebut benar, maka akan ada perubahan tata cara kita dalam melindungi diri dari penularan virus Corona.

"Mungkin maskernya pun akan yang lebih protektif, karena kalau airborne itu akan ada di mana-mana di udara sekitar dan itu bisa terhirup dan bisa masuk melalui masker yang punya celah untuk virusnya masuk," jelas dr Budhi dalam sebuah diskusi online, Kamis (9/7/2020).

dr Budhi juga menekankan, perlu ada pembaharuan kebijakan dari pemerintah untuk mencegah penularan virus Corona. Salah satunya adalah dengan melakukan disinfeksi udara secara lebih rutin.

"Kebijakan-kebijakannya pun lebih protektif lagi. Mungkin dari pemda atau pemerintah dia harus melakukan disinfektan udara yang lebih sering dan itu biaya lagi. Dampaknya kompleks sekali," pungkasnya

 

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5086463/jika-benar-corona-menular-lewat-udara-apa-saja-sih-yang-berubah

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) awal pekan ini telah didesak oleh ratusan ilmuwan soal kemungkinan virus Corona COVID-19 bisa menyebar lewat udara atau airborne.

Besarnya defisit BPJS Kesehatan disebut Menteri Kesehatan salah satunya karena pelayanan kesehatan diberikan kepada pasien dilakukan secara maksimal, bukan optimal.

Presiden Joko Widodo mengangkat Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.

Karakter Joker di film Joker digambarkan menderita gangguan yang sering membuatnya suka tertawa, meskipun dalam keadaan sedih.

Halaman 1 dari 3