Ditarik BPOM! Ini Daftar Obat Asam Lambung Ranitidin yang Berisiko Picu Kanker Featured

Ditulis Oleh | Senin, 07 Oktober 2019 10:42 | Dibaca : 45 Kali | Terakhir Diperbaharui : Senin, 07 Oktober 2019 11:02
https://pixabay.com https://pixabay.com

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya memerintahkan penarikan obat asam lambung mengandung ranitidin.


Sesuai edaran beberapa waktu yang lalu, obat ini tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang dikaitkan dengan risiko kanker.

"Berdasarkan nilai ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan, Badan POM memerintahkan kepada Industri Farmasi pemegang izin edar produk tersebut untuk melakukan penghentian produksi dan distribusi serta melakukan penarikan kembali (recall) seluruh bets produk dari peredaran (terlampir)," tulis BPOM dalam penjelasannya tertanggal 4 Oktober 2019.

Dijelaskan, nilai ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan adalah 96 mg/hari (acceptable daily intake).

Bahan ini bersifat karsinogenik (bisa memicu kanker) jika dikonsumsi di atas ambang batas secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama.

Hasil uji yang dilakukan BPOM terhadap sejumlah sampel menunjukkan, sebagian mengandung cemaran NDMA dengan jumlah melebihi batas yang diperbolehkan. Pengujian dan kajian risiko terhadap seluruh produk masih akan dilanjutkan.

Melampiri penjelasan tersebut, berikut daftar obat mengandung ranitidin yang ditarik dari pasaran:

 

PERINTAH PENARIKAN:

 

  1. Ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL

- Nomor bets produk beredar:

95486 160 s/d 190

06486 001 s/d 008

16486 001 s/d 051

26486 001 s/d 018

- Pemegang izin edar:

PT Phapros Tbk

 

 PENARIKAN SUKARELA:

 

  1. Zantac Cairan Injeksi 25 mg/mL

- Nomor bets produk beredar:

GP4Y, JG9Y, XF6E

- Pemegang izin edar:

PT Glaxo Wellcome Indonesia

 

  1. Rinadin Sirup 75 mg/5mL

- Nomor bets produk beredar:

0400518001

0400718001

0400818001

- Pemegang izin edar:

PT Global Multi Pharmalab

 

  1. Indoran Cairan Injeksi 25 mg/mL

- Nomor bets produk beredar

BF 12I008

- Pemegang izin edar:

PT Indofarma

 

  1. Ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL

- Nomor bets produk beredar:

BF17I 009 s/d 021

- Pemegang izin edar:

PT Indofarma

 

Oleh BPOM, pasien yang masih mengonsumsi ranitidin disarankan untuk menghubungi dokter atau apoteker.

 

Sumber :https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4736010/ditarik-bpom-ini-daftar-obat-asam-lambung-ranitidin-yang-berisiko-picu-kanker

Jhon Kobun

 Web Administrator -  Staf Instalasi Farmasi - Dinas Kesehatan Kota Kupang

ifk.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Beri Komentar

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.